epada Ontelis yang terhormat…..
Kenapa saya memberi judul seperti diatas, alasanya adalah karena saya sering melihat dan mendengar dari temen2 yang bergabung dalam sebuah komunitas atau club mereka merasa adanya GAP atau kesenjangan antara anggotanya mereka yang senior biasanya sering merasa paling top, paling benar, paling hebat dsb…dan mereka anggota baru biasanya akan berkumpul dengan anggota baru juga karena merasa enggan atau ga enak, itulah kenapa banyak komunitas2 sering pecah atau bubar.
Saya pernah mendengar cerita dari seorang kawan yang ikut komunitas bersepeda ( Tapi bukan ontel loh….itu tuh yg lambangnya pake warna kuning) dia bercerita bahwa komunitas yang dia ikuti oleh anggotanya menjadi ajang adu gengsi seperti mahal2an beli sepedanya, aksesorisnya dan yang lebih bikin tambah lebar GAPnya mereka masih menggunakan titel kepangkatanya, jabatannya dalam komunitas tersebut jadi anggota yang dari kalangan biasa mereka pasti merasa minder…Allhamdulillah dikomunitas ontel saya tidak menemukan hal – hal seperti diatas, mereka yang jendral, yang mempunyai jabatan tetap aja sepedanya butut sama dengan yang lain.
Maka dari itu mari kita jaga suasana kekeluargaan dan kebersamaan tetap menjadi ciri khas kita.
setuju ….
sekali butut tetep butut…hidup butut
setuju bos……
yang namanya perkumpulan/komunitas itu memang ada suka dukanya, insya allah kita yang solid saat ini akan kita galang dari semua lapisan masyarakat itu terlihat dari adanya pencinta ontel dari tukang rokok,tk parkir,tk balon,tk agua,buruh bangunan,pekerja swasta, peg negeri dll itu kita semua adalah BERSAUDARA. terus terang aja banyak kita bersaudara akan memudahkan kita bergaul dengan siapa saja didunia ini. Amin amin,ya engak mas bah
benar mas Chandra..
klo pake sepedanya masih digenjot jangan sampai ada gap, kecuali sepedanya dipanggul dari kebon jeruk sampai ke HI baru deh jauhin aja….pasti orangnya rada-rada gokil……
Mungkin lo mo ngelakuin chan….he..he
Gue perwakilan dari klub (Koembang Van Buitenzorg) yang anggotanya cuma satoe yaitu Gue sendiri harus ngomong bahwa GUE SETUJU kalo jangan ada Gap diantara kita pencinta Onthel sejagad.
Gue punya prinsip 3-R+O yaitu Ridin’ Retro in Respect and Onthelhood.
Menurut gue senioritas tetep harus ada, artinya kita tetap harus punya respect sama yang lebih tua (Senior) tapi yg senior juga belum tentu lebih tau/benar segalanya tentang Sepeda & prinsip individu. Jadi yang tua juga harus mau dengerin “sedikit” pengetahuan dari yang muda dan yang punya referensi tentang sepeda. (Tapi kalo ngasih taunya kurang ajar yang buat gue Tendang aja si Junior ke Belanda he…he…he) becanda man.
oh Ya pa Chandra… gimana topi Belande ‘dah jadi belom? gue tunggu SMSnya bang!!!
Viva Hollands Oude Fietsen.
Ride Save Ride Retro In Respect and Onthelhood!!!!
BETUL MAS …SETUJU
Semua benar…setuju…!!
Beberapa klub yang saya amati memang perpecahan muncul dari hal yang kecil, misalnya kecemburuan sosial karena strata ekonomi berbeda drastis, perbedaan gadget yang didramatisir. Padahal mestinya onthel istimewa menjadi maskot dan milik bersama secara organisasi. Banyak pula yang merasa sok tahu karena alasan usia atau pengalaman yang kadang komunikasinya nggak baik sehingga muncul sakit hati, lalu klik-klikan dan bubar. Adanya perbedaan tingkat ‘kegilaan’ pada hobby onthel juga berpengaruh, maksudnya ada yang onthel adicted, sementara yang satu hangat-hangat tahi ayam, sementara yang lain cuman sekedar iseng-iseng, lebih parah lagi kalau ada anggota yang motivasinya mencari untung jadi broker bagi teman-temannya. Perbedaan motif seperti diatas juga pasti muncul dan menjadi sumbangsih mrotolnya anggota klub. Anggaplah ini seleksi alam
Kalau dedengkot KOBA pada sepakat dan memahami rule of organization, maka saya optimis club ini akan maju, solid. Yang namanya perpecahan apalagi bubar nggak bakalan terjadi. Saya berharap!
Ane setuju tuh yang dibilang bang chandra kecil….huahuahuauau..hiheieihi, iya bang biasanya komunitas club pecah gara2 gap2an itu, ini grup si ini, dan itu grup si itu, dan akhirnya kita menjadi nggak nyaman, padahal club atau komunitas ini kan untuk memperbanyak teman bahkan bisa menjadi saudara….
Guyub Rukun Agawe Sentosa. Hidup onthelis
aku juga sangat….sangat….setuju………. banget kok…………kita semua memang harus guyub rukun & tolong menolong dengan rekan se klub sepeda ” para onthelis “, begitu juga dengan klub – klub sepeda lainnya seantero……………he he he………..tq. intinya bersatu ” duduk sama rendah & berdiri sama tinggi ” he he he……………dari PPS sich ( sambil menghisap rokok Gudang Garam Filter he he he ……….Harum …….Gurih…………Nikmat……… )
Setuju mas…TETAP JUNJUNG TINGGI RASA PERSAUDARAAN
inyong setuju bae pokoke waras wareg..kumpul bareng
mas aku nitip komen heheheeheh
Alhamdulillah…sampe sekarang PASKAS tetap pada misi awal menyatukan visi antar generasi …..semoga saja jangan sampe terjadi dengan sedulur2 yg lain….Salam Onthelis!!
setuju!!
nuwun sewu pak dhe, lan paklik, lan para sesepuh…
saya warga baru, nyangkut di blog antik ini,
kira kira boleh donk kalo gabung, karena di kampung, saya mash punya unto 1 tuh, tapi udah di buat “pangkringan” pitik…
Iya…komunitas itu ajang untuk menjalin persaudaraan..dan keakraban sesama penggemar..
jadi..saling membantu..menambah ilmu..wawasan..
saya punya beberapa sepeda Ruud, Himber, Gazelle..tapi di Klaten sana..saya sekarang di Bandung…
di Klaten mah..tiap hari sepeda2an…ampe jauh…berkilo2..cuma mau makan soto kwali pak kliwir…uenaknya…rasanya..dasyat..dan mak Nyus..trus pulang lagi deh…senengnya…
tob-tob …
ini yg nulis om Likin berkecimpung ?? gud marsogud…om…
ente ngomongin ape cing kin….park
Sepertinya kang likin dimasukin roh berkecinmpung nig..omonganya jadi bijaksana..TE O BE dah….
urang hayang jelema kabeh sa indonesia/taneuh cai, bisa make sapedah onthel……urang amir asal ti kota TAHU nyaeta kota SUMEDANG salam kasakabeh pangreuseup sapedah onthel sa nusantara…..pokona hayu urang lestarikeun paninggalan kendaraan bersejarah salila tepika paeh………..urang ti perkumpulan PERSALAS di Kabupaten SUMEDANG.salam ka kabehan…………..hidup onthelllllllllllllllllll
laex with love,ente seperti orang bijak ,aku setuju nek gak ono gap.dadi wong mbok yo sing rukun koya TITI LAN MINTUNO artine BERDIRI SAMA TINGGI DAN DUDUK SAMA RENDAH. Memang dlm oeganisasi itu harus ada persatuan dan kesatuan. agar ada kekuatan yg sangat solid. tanpa ada persatuan dan kesatuan akan terjadi perpecahan . kita dlm organisasi semua harus berkecimpung dlm satu wadah ontel adalah bersodara tanpa membedakan ras,agama atau yg lainya. wis yo sakmene wae urun rembuku manurnuwon yooooo……salam ontelis.
Aduh seneng banget, kalau semuanya bisa tepo sliro sesama ontelis. Saya pingin sekali bergabung tetapi masih cari-cari sepeda lan tekan saiki gong oleh
se-7 mas! ini komunitas sepeda yang aku cari-cari. *gak takut jadi minder, juga gak bikin jadi besar kepala. semua sama, egaliter* tetap ngonthel!
)
Sebagai pendatang baru di komunitas ontel, khususnya komunitas ontel batavia (Koba) saya setuju dengan semua komentar di atas. Saya juga merasa rasa persaudaraan di sini sangat kental. Mudah-mudahan hal itu bisa dipertahankan terus menerus.
Salam kenal,
–handi
Betul mas kita semua membuat komunitas onthel bukan sbg ajang pamer, walau kita punya sepeda yg lebih bagus toh itu semua faktor keberuntungan/rejeki anda & seandainya kita semua punya satu tujuan/komitmen insya Allah organisasi pencinta sepeda tua di Indonesia akan menjadi komunitas terbesar & paling banyak saudaranya.
punten ngiringan gabung sapedah onthel ah